TEMAN AKRAB MENJADI MUSUH

Posted By on February 21, 2013

Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa. (QS.43:67).

Makna lateralku:
Orang-orang yang bertaqwa itu tidak menjadikan musuhnya (yang mulanya teman akrabnya) layaknya sebagai “musuh”.
Melainkan, menjadikannya sebagai sarana/lahan/medan/garapan untuk me-Mahasucikan Diri-Nya, pemecut sabarnya, dan pemacu deple-deplenya pada Yang Maha membolak-balikkan hatinya hamba. (Sebab bila tdk berusaha keras untuk hati-hati, deple-deple, dan sumende, kemungkinannya bisa-bisa dibalik oleh-Nya seperti halnya [yang dialami] si “musuh” tersebut).
Baca Selengkapnya »

MUTIARA PERTANDINGAN

Posted By on February 7, 2013

Mutiara yang sangat berharga dalam sebuah pertandingan :
1. Menjadikan pertandingan sebagai sarana mencari dan menemukan kesalahan maupun kekurangan diri yang menjadi penyebab kekalahan.
2. Bertanding untuk melawan nafsu, dalam rangka mengalahkan nafsu. Nafsu yang berupa : bangga bila menang, susah bila kalah, nggetuni mengapa begini begitu sehingga kalah, ..dst.
3. Kemenangan bukanlah yang utama. Seandainya menang pun, tetap disyukuri bahwa itu adalah dari-Nya. Maka, bersyukurnya lebih ditingkatkan. Dzikirnya lebih dipacu dan dikedepankan dari pada bertandingnya. Terlebih bila kalah, bersegera menyadari bahwa manusia itu tempatnya salah, dosa, dan lupa.

KOMPETISI INTELEKTUALITAS

Posted By on February 7, 2013

Apalah artinya jawara tanpa kompetisi
Apalah artinya kompetisi tanpa intelektualitas
Apalah gunanya intelektualitas tanpa realitas
Apalah gunanya realitas tanpa pelatihan ikhlas

Baca Selengkapnya »