MUTIARA SAMPAH

Posted By on July 7, 2012

 
Hampir semua mengatakan hina : dasar sampah!!
Rupa aroma fenomena, sesakkan indra
 
Beberapa gelintir yang mengatakan berkah
Nafikan cibiran anggapan prasangka bak kafilah
  Baca Selengkapnya »

MUTIARA CINTA

Posted By on July 7, 2012

 
Ketika cinta merasuk menusuk jiwa
Hati meronta membara saat disebut Asma
 
Ketika fana’fillah meluruh membungkam cinta
Merasa abadan abada dalam Musamma

 

KEDELE DADI TEMPE

Posted By on June 26, 2012

Tangeh lamun kedele biso dadi tempe,
yen ora kelawan ragi kang nyawijekake.

 Dalam mencapai kebersamaan, kekompakan, kerukunan, hingga kemakmuran, baik dalam skala/komunitas besar (negara misalnya) maupun skala/komunitas kecil (RT RW, orcil, hingga ormas) perlu ada perekat yang mampu melebur diri hingga wujud asalnya (ragi) tak berbentuk seperti semula lagi. Lebur menjadi wujud baru bersama/bebarengan dengan person-person yang namanya kedele. Hancur leburnya si ragi dengan berkorban-kangelan-kelangan yang luar biasa. Ikhlas yg seikhlas-ikhlasnya hingga hilang sama sekali ego-keakuannya. Lebur dalam Diri Yang Maha Aku (Yang Maha Punya).

Kita perlu belajar menjadi ragi.