VARIASI EGO

Posted By on November 27, 2014

Merasa senior merasa yunior, adalah bentuk varian dari ego. Ego itu sendiri, makna bebasnya adalah pengakuan/keakuan. Karena itu, perasaan senior-yunior itu perlu dilatih dikikis habis secara perlahan. Sebab, ibarat virus HIV, virus tersebut secara perlahan dan pasti akan tumbuh secara pesat pula, yang pada saat klimaknya bisa “membunuh” potensi ikhlas.
Real-nya, dg merasa senior, akan berkembang sendirinya merasa lebih ngerti, lebih tua, lebih banyak makan garamnya, dan lebih-lebih yang lain, yang tanpa disadari akan merendahkan (kurang menghargai) yang yunior. Merasa yunior juga demikian, sama persis akibatnya dengan yang merasa senior.

Merasa yunior adalah bagian dari ego pula. Dg merasa yunior akan berkembang pula perasaan-perasaan merasa orang baru, kurang mendapat perhatian, merasa kecil tidak layak didengar/ diperhitungkan ide gagasannya, dst-dsb. Ini akan berakibat lemah mental, minder, acuh, kurang peduli….dst dsb.

Baca Selengkapnya »

MEMBUMI MENJIWAKAN BELAJAR

Posted By on November 16, 2014

…………………………..

Jamaah Jumat yang berbahagia.

Syukur yg khusyuk mendalam, tentunya tidak bisa serta merta ujug-ujug merasuk di jiwa. Ia perlu diolah dan diramu dg belajar, menimba berbagai ilmu pengetahuan serta berbagai jenis latihannya, dan juga harmonisasi antara olah pikir olah jiwa olah rasa. Menuntut ilmu dengan semangat yg tinggi diniati ibadah. Menjauhi niat-tekat yg dilakukan oleh kebanyakan orang yg niatan tekadnya hanya mencari selembar kertas angka-angka, prestise, atau bahkan sekedar batu loncatan mencari pekerjaan. Menjunjung tinggi Dawuh Junjungan Nabi Saw sebagaimana tersurat di atas :

………………………….

Lebih lanjut dapat dibaca pada : Membumi Menjiwakan Belajar

MENGASAH NYALI

Posted By on October 18, 2014

Sedang belajar, mengasah nyali dan ketrampilan pada mantan pemain nasional Sinyo Supit.