Posted By Roni Djamaloeddin on July 12, 2012
…..
Cukup tidak cukup, penak tidak penak, sedang bahagia ataupun tidak, kesemuanya disyukuri secara mendalam. Mengiringi ajegnya nafas yang keluar masuk dalam dada, yang tanpa kita harap pun diberi dengan sangat murah, tak terhingga nilainya.
…..
Kategori: Khutbah Jum'at |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on July 7, 2012
Hampir semua mengatakan hina : dasar sampah!!
Rupa aroma fenomena, sesakkan indra
Beberapa gelintir yang mengatakan berkah
Nafikan cibiran anggapan prasangka bak kafilah
Baca Selengkapnya »
Kategori: Puisi |
3 Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on July 7, 2012
Ketika cinta merasuk menusuk jiwa
Hati meronta membara saat disebut Asma
Ketika fana’fillah meluruh membungkam cinta
Merasa abadan abada dalam Musamma
Kategori: Puisi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 26, 2012
Tangeh lamun kedele biso dadi tempe,
yen ora kelawan ragi kang nyawijekake.
Dalam mencapai kebersamaan, kekompakan, kerukunan, hingga kemakmuran, baik dalam skala/komunitas besar (negara misalnya) maupun skala/komunitas kecil (RT RW, orcil, hingga ormas) perlu ada perekat yang mampu melebur diri hingga wujud asalnya (ragi) tak berbentuk seperti semula lagi. Lebur menjadi wujud baru bersama/bebarengan dengan person-person yang namanya kedele. Hancur leburnya si ragi dengan berkorban-kangelan-kelangan yang luar biasa. Ikhlas yg seikhlas-ikhlasnya hingga hilang sama sekali ego-keakuannya. Lebur dalam Diri Yang Maha Aku (Yang Maha Punya).
Kita perlu belajar menjadi ragi.
Kategori: Mutiara Bijak |
2 Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 15, 2012
Musyawarah itu bukan perang ego (kepentingan, selera, kemauan, kekuasaan, jabatan, kedudukan, ketuaan,…), bukan perang pengalaman, bukan pula pemaksaan ide gagasan (atasan ke bawahan, mayoritas ke minoritas, senior ke yunior, pengurus ke anggota,…), tapi menjelajahi (menjajagi, mengurai, mencermati, …) subyek masalah (titik masalah) dari segala kemungkinannya.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Grand Idea |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 13, 2012
Pernikahan itu
Bangunan ikatan suci Yang Ilaahi
Penyatuan rasa positif negatif dalam satu bingkai
Direfleksi secara nyata melalui sunnah Nabi
Pernikahan itu
Titian hamba meniti jalan melangit-Nya
Meliuk ndeder terjal curam senyatanya
Ada ditiada dalam me-mi’rajkan diri pada-Nya
Baca Selengkapnya »
Kategori: Puisi |
6 Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 9, 2012
Merupakan sebuah petunjuk yang besar manakala ada yang mau menunjukkan keburukan, kelemahan, maupun kekurangan kita, diterima dengan lila legawa dan lapang dada (ronijamal.com)
Karenanya, perlu keberanian mengubah persepsi bahkan hingga membalik watak dari merasa cukup atas segala ide pendapat gagasan, menuju cermat menangkap ide dan nilai-nilai positip, cerdas analisis rekayasa rekonstruksi ulang ide dasarnya, serta bijak dalam mengambil sari pati hikmah kebaikannya.
Berani menerima kritik saran masukan dari manapun asalnya. Lebih kesatriya lagi bila secara lila legawa meminta saran kritik masukan ide pendapat dari sesamanya.
Kategori: Mutiara Bijak |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 7, 2012
Bila engkau tak sanggup mengubah dunia, ubahlah dirimu seperti mana yang engkau hendaki (ronijamal.com)
Kategori: Mutiara Bijak |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on April 13, 2012
Gagal unas? Siapa takut? Mungkin begitu apresiasi mereka yang telah siap mental-spiritualnya. Begitu pun yang telah mapan kepribadian dan kejiwaannya. Atau dalam istilah yang lebih “khusyuk”, iman taqwanya telah istikomah dunia akhirat.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on March 30, 2012
……
Syukur dapat dikatakan sebagai fondasinya ibadah. Bila ia mapan pada tempatnya dan terbangun dengan kokoh, maka bangunan iman dan taqwa akan tumbuh subur dengan sendirinya. Karena itu, syukur perlu dikenalkan dan dilatihkan sedini mungkin.
…….
Kategori: Khutbah Jum'at |
No Comments »