NABI vs RASUL

Posted By on February 3, 2021

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu…(QS.33:40).

—+++—+++—–+++—–+++—–+++—–+++—

Rasionalnya, bila Muhammad dipersepsi sebagai fisik, maka pasti punya anak, istri, orang tua, dan berbagai sebutan nasab lainnya. Sedang faktanya, Beliau memang punya keluarga. Punya anak istri menantu. Punya orang tua, kakek, dlsb.

Baca Selengkapnya »

MISKIN PEMINAT

Posted By on January 29, 2021

Kenapa ya yang sifatnya positif.. Sangat minim diminati?

Namun.. Jika sesuatu yg negatif, Sangat ramai..

Apapun itu.

—–+++—+++—+++—+++—+++—+++—+++—–

Alasan rasionalnya, sesuatu yg positif, bernuansa kebaikan, mengandung kemaslahatan pada sesama, itu dibenci nafsu. Juga dimusuhi syaitan iblis sak balanya. Sebab mereka semua tidak rela bila manusia itu melakukan kebaikan.

Baca Selengkapnya »

2. BERPIKIR AKP (Alternatif Kemungkinan Pilihan)

Posted By on January 25, 2021

Penjelaslanjutnya:
Melakukan AKP sama halnya mencoba melakukan pengintaian, pengamatan, penafsiran, maupun pengestimasian subyek masalah. Atau “membaca” subyek masalah dari segala kemungkinannya.
Walaupun nampaknya tdk mungkin (irrasional), bisa dimunculkan sbg sebuah poin.

Bila diaplikasikan dalam dalil lingkaran, melakukan AKP seperti halnya menuju/mengurai titik pusat (masalah) dari sudut ke-2, ke-3, ke-4,…ke-360. Sungguh luar biasa.

Baca Selengkapnya »

LATIHAN LANJUTAN PMI

Posted By on January 23, 2021

Melatih ketrampilan berpikir dg sarana/alat PMI atas masalah :
“Mendapat kritik pedas atau bahkan fitnah yg tak terduga sebelumnya”.

Plus

  1. Sebagai sarana yg bagus utk belajar ngelus dodo, sabar, kendalikan marah emosi frustasi.
  2. Sebagai pembelajaran melihat diri (ngaca diri) lebih mendalam lagi, apakah benar memang spt yg dikritikkan atau dituduhkan tsb.
  3. Dapat dijadikan sebagai barometer mengukur sejauh mana “rem batin” (ngilmu batin) mampu meredam emosi yg muncul.
  4. … monggo dilanjut

Minus.

Baca Selengkapnya »

1. BERPIKIR DENGAN ALAT PMI (Plus Minus Interesting)

Posted By on January 22, 2021

Adalah sarana/alat berpikir dg cara menggali dan mengeksplorasi seluas-luasnya nilai-nilai positif, nilai-nilai negatif, dan sisi menariknya, atas obyek masalah yg sedang dipikirkan.

Kebiasaan pikiran maupun budayanya, cenderung langsung mengambil nilai2 positifnya saja. Nilai negatif sebagai hal buruk langsung ditinggal begitu saja, bahkan dihindari. Apalagi nilai/sisi menariknya, tak pernah terbayangkan sama sekali.

Baca Selengkapnya »