Buku Tamu/ Diskusi
Tinggalkan pesan atau mau berdiskusi disini.
Terimakasih
205 Responses to “Buku Tamu/ Diskusi”
Leave a Reply
Ket: Komentar anda akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum tampil di blog ini.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||
Tinggalkan pesan atau mau berdiskusi disini.
Terimakasih
Ket: Komentar anda akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum tampil di blog ini.

Copyright © 2026 Roni Djamaloeddin : Berpikir Kandas, Menggagas Tuntas | Edited by LCS
ALLAH itu ber istiwa di atas ‘ars
Sesungguhnya Rabb kalian ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia beristiwa’ di atas ‘Arsy… (al-A’raaf: 54 dan Yunus: 3)
Sesungguhnya Rabb kalian ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia beristiwa’ di atas ‘Arsy… (al-A’raaf: 54 dan Yunus: 3)
Ar-Rahman yang beristiwa’ di atas ‘Arsy. (Thaha: 5)
tapi kalau menurut penafsiran golongan satariah pasti beda karena agama mereka dibangun di atas perasaan mereka, atau hawa mereka, atau akal dan otak mereka. Dalil ayat maupun hadits apa saja yang tidak sesuai dengan perasaan dan akal mereka maka mereka tolak atau mereka simpangkan maknanya. Mereka menjadikan akal pendek mereka sebagai hakim yang menentukan kebenaran wahyu, jika sesuai dengan akal mereka maka wahyu tersebut mereka terima, jika tidak maka mereka buang atau mereka simpangkan maknanya. Akal pendek mereka didahulukan daripada wahyu yang turun dari Allah pencipta alam semesta ini.
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
June 14th, 2013 at 6:25 am
Ketika Sang Nabi dihujat dilecehkan dianggap gila dituduh mengajarkan ajaran sesat bahkan hingga dilempari kotoran, maka apresiasi Beliau :
biarlah, mereka memang belum tahu. Mereka memang belum mengerti. Andai sudah tahu dan mengerti, tentu tidak akan berlaku demikian. Maka di doakan saja agar diampuni dosa2nya. Di doakan agar dibukakan pintu hidayah untuknya, dst-dsb. Tidak ada butiran mangkel, emosi, dendam, dan mengata-ngata buruk pada pelakunya.
Akhlaq kepribadian Nabi demikian hebat itu tidak ujug2. Ada proses yang sangat panjang. Ada materi pembelajaran yang harus dipatuhi. Ada perjuangan yang sangat berat yang HARUS Beliau lakukan dari Guru Beliau. Ada ilmu khos yang Beliau belajari dari Guru Beliau. Ilmunya yaa Syathoriyah. Guru Beliau Malaikat Jibril. Percaya silakan, tidak percaya juga silakan. (atau tanya langsung pada Beliau, monggo).
Kemudian Nabi juga mengangkat Ali sebagai pintu Beliau “Ana madinatul ‘ilmi, wa Ali babuha…dst”, atau hadits2 setara yang lain seputar/kisah pengangkatan Imam ALi sebagai pelanjut tugas Beliau, yang dikenal dengan peristiwa Ghodir Khum, dipercaya pun monggo tidak juga monggo.
Namun, secara “adat ketimuran”, kita semua tentu sangat prihatin bila ada seorang anak TK (yang kebetulan telah diajari manasik Haji) kemudian mengata-ngata buruk pada seorang doktor yang memang belum pernah belajar manasik (kebetulan kurikulum yang pernah dibelajari semenjak TK tidak ada yg mengajari manasik).
Jadi, belajar bijaksana itu kiranya lebih utama dari pada banyak ilmu pengetahuan, gelar, maupun tinggi kedudukannya, tapi mudah suudzon pada sesuatu (ilmu) yang belum pernah dipelajari (apalagi didalaminya).
[Reply]
I just want to tell you that I’m all new to blogging and definitely savored your page. Very likely I’m planning to bookmark your blog . You actually come with incredible articles. With thanks for sharing your blog site.
[Reply]
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Katakanlah: “Taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”.
Ali imran 31-32
selanjutnya terserah anda
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
June 22nd, 2013 at 9:33 am
Makna leksikalnya memang demikian.
Makna gramatikalnya, akan paham dengan sendirinya bila telah mengenal dengan pasti nisbahnya “aku” (ikutilah aku).
Makna logisnya, ayat ini berlaku semenjak Nabi Adam di utus, maka tidak menunjuk nama2 utusan-Nya.
Anda pun bisa menggagas tuntas nilai2 logis dan kebenarannya.
[Reply]
I just want to say I am just all new to blogging and absolutely enjoyed your blog. More than likely I’m likely to bookmark your blog post . You absolutely come with perfect articles. Thanks a bunch for sharing your website page.
[Reply]
menggagas dengan logika dan hawa nafsu ?
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
July 4th, 2013 at 8:39 am
Ketika ilmu tentang (yang membahas) nafsu belum pernah terpelajari, maka logika akan cenderung dijajah oleh nafsu.
Atau, ketika ilmu tentang (yang membahas) nafsu belum pernah terpelajari, maka menjadi sia-sia membicarakannya. Karena memang belum mengetahui sama sekali, mana-mana yang dikatakan (hawa) nafsu dan mana-mana yang dikatakan bukan nafsu.
Contoh singkatnya, ketika nisbahnya “aku” (ikutilah aku) belum diketahui pasti, maka ketika melogika (menggagas) ayat tersebut akan cenderung dikuasai nafsu.
[Reply]
Your style is unique compared to other people I have read stuff from.
I appreciate you for posting when you’ve got the opportunity, Guess I will just book mark this site.
[Reply]
dan anda memaknainya dengan logika dan hawa nafsu anda
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
July 7th, 2013 at 12:44 am
Orang berilmu akan sangat paham sekali makna ayat: “samakah orang-orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?”.
Orang bijak akan sangat prihatin dan kasihan sekali pada aktifis (produsen/pembuat) “kacang atom” yang berceramah tentang “bom atom”.
Tapi orang yang ceroboh akan tersinggung bila suku pedalaman (gaptek) yang menganggap TV adalah “sihir” dan menjustis pemirsanya sebagai pemuja setan.
Sebaliknya, orang-orang berakal akan berusaha sangat kuat untuk mengetahui dan mengenali nisbahnya “aku” (ikutilah aku), sebelum bendu melibasnya.
[Reply]
Interesting blog. It would be great if you can provide more details about it. Thanks you
[Reply]
ronijamal.com is incredible !
[Reply]
I just want to mention I am all new to weblog and honestly loved your blog. Most likely I’m planning to bookmark your blog . You certainly have tremendous well written articles. Thank you for revealing your website page.
[Reply]
I’ve read several good stuff here. Definitely price bookmarking for revisiting. I wonder how a lot effort you put to create the sort of fantastic informative website.
[Reply]
anda menafsirkan dengan penafsiran anda dan golongan anda, terserah sampean lah
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
July 25th, 2013 at 1:43 am
Terserah Anda pula, bila mau menafsirkan dengan penafsiran menurut pemikiran Anda, hikmah saya, ataupun tafsir buatan semua manusia.
Saya memahami jalan pemikiran mereka semua. Saya telah melewati jalan pikiran itu semua. Dataran kulit tidak akan pernah menjangkau isi, dataran isi pasti telah melewati kulit. Sayang sekali bila berkeinginan “ma’rifat” bi Dzatillah (bertemu dg-Nya = ilaa Rabbiha naadhiroh) bila hanya “puas” pada dataran kulit. Karena tidak akan pernah sampai tujuannya. Lakum dinukum….laa iqraahafiddin…. Aku sak dermo menyampaikan pengetahuan-pemahaman-pengalaman-keyakinan. Diterima monggo, tdk juga monggo. Diterima saya tidak senang tidak bangga, ditolak dicibir pun tidak susah-kecewa-nelangsa, tidak ada efeknya bagiku. Gugur sudah kewajibanku memenuhi perintah-Nya : ballighuu ‘anni walau aayah.
[Reply]
Hi, the whole thing is going nicely here and ofcourse
every one is sharing data, that’s actually good, keep up writing.
[Reply]
saya juga memahami ajaran-ajaran syatariah, saya juga pernah mengikuti jalan syatariah, jauh sebelum anda mengenalnya
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
August 5th, 2013 at 8:00 am
Ajaran Syathoriyah adalah ajaran yang langsung turun dari langit. Karenanya tidak sedikit yang tidak kuat derajat, yang kemudian berbalik kebelakang dan memusuhinya. Lama tidaknya ngrungkepi, bukan jaminan turunnya hidayah yang kemudian menjadikan pemeluknya paham hingga mendarah mendaging menafas, terlebih pahamnya roh dan rasanya.
Bila pada jaman wali dulu (wali songo), begitu diberkah langsung saat itu juga pan-dat, menyatakan masuk akherat, membuktikan “mati sak njeroning ngaurip”. Membuktikan perintah Nabi “muutu qabla anta muutu”. Hal demikian bisa terjadi karena lakon yang dijalani dari petunjuk Gurunya telah nyucuk (cukup). Lakonnya luar biasa beratnya. Jadi, jaman wali dulu itu lakonnya di depan. Contohnya saja lakonnya Sunan Kalijogo yg nunggu teken (topo) 3,5 tahun. Sehingga begitu dibaiat langsung ma’rifat.
Tapi jaman setelah itu, jaman mukmin namanya, lakonnya ada di belakang. Syarat mendapatkan ilmu cukup mudah. Karena itu alasnya sangat sempit, atau wadahnya masih sangat kecil, ataupun lakon pitukonnya yg sangat-sangat sedikit. Sehingga saat di baiat, banyak yg belum paham. Rata2 masih lingak-linguk koyo kethek ditulup. Menjadi pahamnya butuh waktu yang sangat lamaaaaaaa sekali. Butuh lakon yg sangat berat (walau tidak seberat jaman wali dulu). Karenanya tidak sedikit yg tidak kuat derajad, akhirnya pilih murtad. Tidak sedikit pula yg akhirnya berbalik memusuhi.
[Reply]
What are harmful effects of gamma rays? I would be very helpful if any person can reply to that query. I’m caught with this problem for very last 7 days and I’m not in a position to find houses reply for that concern. Any reaction will be very appreciated. Thank you very much and have a excellent day. Apologies for my weak english language. Cheers !
[Reply]
I simply want to say I am very new to blogging and site-building and seriously enjoyed your web site. Likely I’m want to bookmark your site . You actually have perfect stories. Cheers for revealing your blog site.
[Reply]
Dah 2 hari saya cari maklumat tentang nie… nasib baik jumpa blog awak…
thanks.. info nie banyak bantu saya.
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
August 30th, 2013 at 5:49 am
Ok…
Selamat menikmati, memanfaatkan, dan menginfokan pada teman kerabat.
[Reply]
I simply want to mention I am just new to weblog and certainly loved you’re page. Most likely I’m likely to bookmark your blog . You definitely have beneficial articles. Thank you for sharing with us your web-site.
[Reply]
First of all I want to say excellent blog! I had a quick question which
I’d like to ask if you don’t mind. I was interested to find out how you center yourself and
clear your mind prior to writing. I have had a tough time
clearing my thoughts in getting my ideas out. I truly do
enjoy writing however it just seems like the first 10 to 15 minutes are usually lost simply
just trying to figure out how to begin. Any suggestions or hints?
Appreciate it!
[Reply]
Good day! This is my first visit to your blog! We are a collection of volunteers and starting a new project in a community in the same niche. Your blog provided us valuable information to work on. You have done a extraordinary job!
[Reply]
Post writing is also a excitement, if you be familiar with after that you can write or else it
is complex to write.
[Reply]
Fantastic beat ! I would like to apprentice while you amend your site, how can i subscribe for a blog web site?
The account aided me a acceptable deal. I had been a little bit acquainted of this your broadcast offered bright clear concept
[Reply]
Very good аrtiсle! We are linkіng to this greаt content on our wеbsite.
Keeρ uup the good writing.
[Reply]
Thanks! Great giveaway!!
[Reply]
Assalamualaikum Pak Roni…..
Saya Arief, warga Cabang Blora mau bertanya….Dalam ajaran Pak Kyai Dzoharul, apakah boleh memelihara anjing untuk menjaga keamanan rumah karena sudah dipagar tembok tinggi tetap saja ada orang yang berusaha untuk berbuat tidak baik. Selama ini, lingkungan di sekitar rumah saya, memang sepi. Mohon petunjuk Pak Roni.
atas waktunya saya ucapkan banyak terima kasih
Wassalam
Arief K Indra
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
October 16th, 2013 at 8:23 am
Waahh…kebetulan Beliau nya lagi di Mekkah.
Tapi menurut pemikiran saya, apa tidak ada cara lain yg lebih canggih selain anjing; semisal: dikasih CCTV, aliran listrik tegangan rendah (tidak mematikan), alarm, kawat berduri, perangkap nyamuk, dlsb?
Bukankah dengan mmelihara anjing nanti akan menanggung resiko yg juga lebih banyak? semisal: najisnya, yg ngopeninya, cibiran masyarakat karena memelihara anjing, dst
[Reply]
Arief K Indra Reply:
October 17th, 2013 at 1:10 am
Terima kasih atas pencerahannya Pak Roni..
Saya akan mencoba cara yang Bapak sarankan.
wassalam
Arief K Indra
[Reply]
ilmu yg turun dr langit ?
apa buktinya ?
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
October 19th, 2013 at 8:43 am
Buktinya turun langsung dari langit, adalah dibawah genggaman/kekuasaan Tuhan langsung. Sebagaimana ayat-Nya, inna nahnu nazzalna adz-dzikra wa inna lahu lahaafidzun. Sesungguhnya Aku-lah yg menurunkan ilmu dzikir, dan Aku sendiri pula yg akan menjaganya.
Sehingga, tanpa hidayah langsung dari-Nya, maka seseorang tidak akan tertarik dan tidak butuh memiliki ilmunya.
Contoh sederhana adalah seseorang yg tertarik untuk masuk Islam, maka bila orang tersebut ditawari uang yg banyak sebagai ganti untuk tidak masuk Islam, maka tetap saja tidak tertarik pada uangnya. Itulah contoh sederhana bahwa ilmu/keyakinan yg kadang tidak masuk akal itu adalah turun langsung dari langit. Maka tidak ada paksaan dalam beragama, keyakinan tidak bisa dipaksakan…
[Reply]
I’m not sure where you’re getting your information,
but great topic. I needs to spend some time learning much
more or understanding more. Thanks for fantastic info I was looking for this info
for my mission.
[Reply]
I just want to mention I am just new to blogging and site-building and definitely enjoyed your web page. Probably I’m likely to bookmark your site . You certainly come with very good posts. Thanks a bunch for sharing with us your blog site.
[Reply]
I simply want to tell you that I’m beginner to weblog and seriously enjoyed this blog site. More than likely I’m going to bookmark your blog . You surely have very good articles and reviews. Thanks a lot for sharing with us your web page.
[Reply]
You actually make it seem so easy with your prsainteteon but I in finding this matter to be actually one thing which I feel I’d never understand. It seems too complex and extremely wide for me. I am taking a look ahead on your next submit, I’ll try to get the dangle of it!
[Reply]
I simply want to mention I am very new to weblog and certainly liked your web-site. Probably I’m likely to bookmark your blog . You certainly have fabulous posts. Thanks a bunch for sharing your web site.
[Reply]
It’s very trouble-free to find out any topic on net as compared to textbooks, as I found this post at this web page.
[Reply]
I just want to tell you that I am newbie to blogs and absolutely enjoyed this blog site. Probably I’m planning to bookmark your blog post . You actually have fabulous stories. With thanks for revealing your blog site.
[Reply]
you are in reality a excellent webmaster. The website loading velocity is incredible.
It seems that you’re doing any distinctive trick.
In addition, The contents are masterwork. you have done a great task
in this topic!
[Reply]
Assalamualaikum Pak Roni…..
Saya Lola, warga Cabang Bandung mau bertanya…
Pak Roni, Saya pernah membaca bahwa katak itu haram jika dimakan karena hidup di dua alam (amphibi).
Berkaitan dengan hal diatas, dalam ajaran Pak Kyai Dzoharul, apakah boleh kita budidaya katak untuk selanjutnya dijual ke pengusaha makanan katak olahan ?
Mohon petunjuk Pak Roni.
Atas waktunya saya ucapkan banyak terima kasih
Wassalam
Lola N
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
November 7th, 2013 at 7:57 pm
Karena kehalalannya diragukan, maka sebaiknya berpengusaha yg pasti halal saja. Sebagaimana Dawuh Beliau, tinggalkan perkara yg meragukan. Sebab, bagaimanapun, akan berdampak pada batin (perasaan).
Contoh sederhana saat kita memakai pakaian yg bersih, maka bila digunakan untuk sholat, rasanya juga plong. Tapi kalau pakaian tersebut ada unsur ragu2 kebersihannya, ndilalah, pas sholat yaa ada gangguan dalam perasaan, tidak pisa plong.
Apalagi dalam hal usaha mencari rezki, tentu lebih berat dampak dan akibatnya dalam jiwa batin dan perasaan kita.
[Reply]
Lola K Indra Reply:
November 8th, 2013 at 12:37 am
Terima Kasih atas penjelasannya Pak Roni, alhamdulillah sekarang saya sudah mengerti. Bagaimanapun juga hal yang membuat kita ragu apalagi hal mencari rejeki sebaiknya ditinggalkan.
wassalam
Lola K Indra
[Reply]
Wah salam kenal dengan kami pak Roni Jamal,semoga bisa berguru disini,.artikelnya sangat ilmiah dan sangat menginspirasi banget Boss.
[Reply]
Roni Djamaloeddin Reply:
November 15th, 2013 at 11:34 pm
Salam kenal kembali….
Semoga dapat diambil sari patinya.
Sekedar (sadermo) menyampaikan pemikiran, pengalaman, pemahaman dan keyakinan walau satu ayat.
[Reply]
Excellent blog here! Als? your web site loads up very fast!
What host are yOu using? Can I get your affiliate link to your host?
I wish my site loaded up as fast as you?s lol
[Reply]