PINTAR CERDAS MENUJU BODOH

Posted By on November 12, 2025

Orang pintar biasanya mengandalkan pengetahuan yang telah dipelajari dan dihafal, sehingga dapat bekerja sesuai instruksi dan menyelesaikan tugas yang sudah dikuasai. Mbah gogel yang luar biasa hebat hapalannya, bisa dikatakan pintar.

Sementara orang cerdas mampu menggunakan logika, berpikir kritis, kreatif, inovatif, analogif, lateraltif, holistik, dan berbagai istilah berpikir lainnya, untuk menciptakan solusi baru dalam berbagai situasi yang belum pernah dibelajari.

Dengan kalimat sederhana, pintar belum tentu cerdas. Namun bila cerdas, mudah untuk menjadi pintar.

Keduanya, seyogianya kita punya. Sebab, tanpa kita punya, jiwa menjadi mudah diombang ambing keadaan. Hati mudah hanyut larut dalam hiruk pikuk dunia. Hingga seperti dialami nenek moyang ratusan tahun silam, mudah diperalat diadudomba dan dijajah bangsa lain.

Pintar dan cerdas mesti ditularkan, bahkan ditargetkan pada generasi mendatang. Agar mampu mengangkat harkat martabat diri sendiri, sekaligus bangsanya. Hingga yang dicitakan sesepuh pinisepuh, menjadi bangsa mercusuar dunia menjadi nyata.

Namun untuk meningkatkan harkat martabat disisi Tuhan, pintar dan cerdas yang adalah modal dasar, mesti dinaikkan menjadi sarana bodoh. Yaa…bodoh dihadapan Tuhan. (ronijamal.com/belajar-bodoh/)

Bodoh disini adalah rasa hatinya. Maksudnya hati merasa bodoh, merasa tidak bisa apa-apa. Merasa tidak ada apa-apanya, walau orang lain mengatakan pintar dan cerdas.

Pengakuan hati yang demikian ini perlu dilatih dibelajari super serius. Sebab hati itu cenderung katut (ngikut, terbawa) akal nalarnya. Apa yang menjadi kebisaan, cenderung diaku sebagai bisanya. Dan tidak ada ceritanya hati bisa sendiri, tanpa ada pembelajaran sangat serius didalamnya.

Membelajari hati menuju merasa bodoh, merasa tidak bisa apa-apa, adalah dengan ilmu dzikir. Ilmu yang diperintahkan untuk ditanyakan (digurukan) pada ahlinya. Fas-alu ahladzdzikri inkuntum laa ta’lamuna. Bertanyalah (bergurulah) pada ahli dzikir bila tidak tahu apa bagaimana ilmu dzikir itu.

Ilmu dzikir sekaligus roh-nya kalimat laahaula wala quwwata. Juga rohnya kalimat tauhid (toyyibah). Juga rohnya asmaul husna. Juga rohnya Qul Huwa Ahad. Juga ilmu sarana ilaihi rojiuna. Juga senjatanya menundukkan mengendalikan tujuh macam nafsu, untuk mancat mulih maring Gusti (pulang menyatu pada Tuhan). (ronijamal.com/7-buah-jalan/)

Dan itu semua mensyaratmutlakkan merasa bodoh. Mengakui secara hakkul yakin bila yang pintar, yang cerdas, yang bisa segala-galanya hanya Dzat Wajibul Wujud.

___041125–belajar istikomah tumakninah nderek Guru (Romo Kyai Tanjung)
.

About the author

Seorang Dosen Di STT POMOSDA, Guru Matematika SMA POMOSDA (1995 – sekarang), dan Guru "Thinking Skill" SMP POMOSDA yang mempunyai hobi Belajar-Mengajar Berpikir, Mencerahkan Pemikiran

Comments

Leave a Reply

Ket: Komentar anda akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum tampil di blog ini.