DALAM TEMPURUNG
Roni Djamaloeddin | April 17, 2020
Merasa cukup, merasa banyak, dan merasa puas atas pengetahuan-pemahaman yg dimiliki, tak ubahnya seperti pengetahuannya kodok dalam tempurung. Pada dataran yg lebih lembut, rasa-rasa itu (merasa cukup, puas, bangga, …dst) justru akan menjadi hijab proses lakunya hamba yang brontoyudo bertemu Tuhannya.
