Roni Djamaloeddin | November 14, 2019
Dalam riwayatnya, para nabi rasul dibekali derajad maksum. Sempurna dan terbebas dari kesalahan. Walau demikian, ironinya, ibadah Beliau sungguh luar biasa. Hingga kaki Beliau bengkak saking lamanya sholat. Demikian pula istighfarnya, tangis panalangsa nyuwun ngapuro-nya, kerja kerasnya, juga luar biasa. Padahal sudah terderajad maksum, tapi mengapa ibadahnya, kerja kerasnya, dan tangis nyuwun ngapuronya demikian hebat […]
Category: Grand Idea |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | September 26, 2019
Tak pernah dimengerti Tak pernah dipahami Tak pernah dihayati Apalagi disadari diselami Bahwa unsur dasar (unsur inti) manusia adalah “rasa”. Sementara yang ditahui Dari berbagai sumber dan media Unsur utama manusia adalah roh Padahal Roh adalah daya kuat Tuhan yang ditiupkan (dipinjamkan) pada jasad Sedang fitrah manusia, yaa rasa itu.
Category: Grand Idea |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | May 8, 2016
Isi lengkapnya : Thinking Skills
Category: Grand Idea |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | July 21, 2014
Pemahamanku dari ilmu “khosing khos”, ketika Nabi Adam diutus di muka bumi dengan dimasukkan di surga, itu adalah roh dan rasa jiwanya yang “digenggam” Tuhan. Rasa hatinya dikelet oleh-Nya merasakan indah/nikmatnya merasakan Diri-Nya (hakekat “surga”), tapi jiwa raganya tetap berobah-osik bekerja berumah tangga lumrahnya manusia umumnya. Sunan Bonang (wali songo) mendefinisikan “mak jenthit lolo lobah” […]
Category: Grand Idea |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | June 15, 2014
Andai pemahaman, keimanan, dan keyakinan itu mampu menyelami batin (hati nurani), roh, hingga rasa (perasaan)-nya Nabi SAW, tentu akan : 1. Mampu menangkap hakekat beragama yang diajarkan Nabi Adam, Nabi Dawud, Nabi Isa, dan keseluruhan Nabi-Nya yang lain, yang ternyata (sangat memungkinkan) mewariskan “baju” (ajaran syareat) yang berbeda. 2. Mampu mencermati dan mengambil […]
Category: Grand Idea |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | August 23, 2012
Otak adalah jendelanya hati. Bila jendelanya sempit (otaknya cupet), maka cahaya (NYA) yg masuk ke hati jadi sedikit. Hati gelapnya (hati sanubari) yang lebih dominan. Njalari jagadnya pribadi (dada) mudah jibeg, jenuh, frustasi, gelap mata, mudah terbawa emosi, egois, mudah katut siliring nafsu, dst-dsb. Tanpa disadari, setan iblis pun sangat mudah ikut nimbrung di dalam […]
Category: Grand Idea |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | July 26, 2012
Walau nampaknya mustahil, saya harus berani mencoba “ngambah alam getun, sebelum getun yg keliwat dahsyat sesungguhnya terjadi“. Memang yg namanya getun itu di belakang (setelah kejadian). Kalau di depan (sebelum kejadian) namanya hati-hati ekstra tinggi. Waspadanya tak terhingga. Aktifitas yang akan dilakukan direncanakan dengan kadar akurasi yang tinggi. Efek lanjut jangka pendek sedang panjang diperkirakan […]
Category: Grand Idea |
1 Comment »
Tags:
Roni Djamaloeddin | June 15, 2012
Musyawarah itu bukan perang ego (kepentingan, selera, kemauan, kekuasaan, jabatan, kedudukan, ketuaan,…), bukan perang pengalaman, bukan pula pemaksaan ide gagasan (atasan ke bawahan, mayoritas ke minoritas, senior ke yunior, pengurus ke anggota,…), tapi menjelajahi (menjajagi, mengurai, mencermati, …) subyek masalah (titik masalah) dari segala kemungkinannya.
Category: Grand Idea |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | March 21, 2010
Mengajar, yang biasa dilakukan para guru adalah agar siswa yang diajar “bisa” atas materi yang diajar. Syukur mampu menguasai. Lebih dari itu, idealnya, target mengajar tidak hanya sekedar bisa dan menguasai. Tetapi trampil mengerjakan soal-soal variannya.Trampil pula menyelesaikan masalah-masalah kehidupan terkait materi ajar tertentu. Sayangnya, rumusan target mengajar yang ideal tersebut belum sepenuhnya dapat terpahami. […]
Category: Grand Idea, Kliping |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | March 5, 2010
PENGADAAN “PELAJARAN BERPIKIR” SECARA LANGSUNG SEBAGAI SUBYEK KURIKULUM SEMUA SEKOLAH DI INDONESIA Latar Sejarah Thinking tradition (tradisi berpikir) sebagai proses dan produk pendidikan sangat memprihatinkan. Etos pikir sebagai wisdom of education (kearifan pendidikan) para pelaku pendidikan (baik subyek, obyek, maupun outputnya) sangat lemah. Faktanya, tidak sedikit penempuh pendidikan belum trampil berpikir dan bijaksana dalam menyelesaikan […]
Category: Grand Idea |
No Comments »
Tags: