MENGENAL KEBENARAN MUTLAK?

Posted By on October 8, 2025

Bila ada pertanyaan kebenaran mutlak milik siapa? Maka jawab aklamasinya adalah milik Tuhan.
Lantas tuhannya Tuhan yang mana, bukankah semua manusia merasa memiliki Tuhan? Bukankah pula semua agama mengajarkan kebenaran mutlak (versinya masing-masing) di sisi Tuhan?

Satu hal yang terlena/terlupa dari pemikiran adalah bahwa Tuhan Maha Update. Dalam substansi yang tidak bisa disangka pemikiran manusia. Dan tidak bisa diprediksi digagas diprasangka sedikitpun. Kecuali harus mengenalnya secara mutlak. (ronijamal.com/tuhan-ada-dimana/)

Atau sebaliknya, manusia menyangka Tuhan adalah pasif. Faktanya, menyangka tidak ada lagi “kitab suci” yang ada di bumi. Tidak ada lagi Juru Pencerah (Juru Selamat) di muka bumi. Sehingga aturan penduduk bumi, juga pedoman agama (aturan tidak rusak) mengacu pada aturan lama (tidak mengalami update).

Padahal fakta nyata, update Tuhan yang bisa kita lihat dan kita rasakan sekarang sungguh luar biasa. Satu contohnya, makin intensif dan masifnya bencana di muka bumi. Hampir tiap hari terjadi gempa, banjir, badai, puting beliung dengan skala yang makin meningkat.

Demikian pula jenis ragam penyakit, baik penyakit fisik, penyakit moral mental, penyakit korupsi, penyakit rumongso bener, maupun aneka jenis macamnya, juga mengalami update yang luar biasa.

Karenanya, Maha Update atas hardware bumi, sekaligus bersamaan dengan update softwarenya. Inni ja’ilun fil ardhi khalifah selalu mengalami update sampai sekarang, bahkan kiamat nanti. Dimulai dari Adam, diupdate Idris, Nuh, Hud, …sekarang, hingga jebating jagat (kiamat kubro).

Update khalifah/wakil Tuhan di muka bumi, dalam rangka menuntun membimbing manusia mengenal kebenaran mutlak. Yang selanjutnya dituju didekati diulihi (mulih) dirojiuni.

Update yang merupakan aplikasi nyata rahmatan lil-ngalamin. (ronijamal.com/dimana-rahmatan-nya/)

Jadi, mengenal kebenaran mutlak adalah menerima mengakui secara mutlak Maha Update Tuhan. Kemudian selalu mengupdate diri atas dawuh petunjuk-Nya, yang menetes langsung dari langit. Dimana telah disinyalkan mbah-mbah zaman dulu dengan istilah “Kitab Teles”. (ronijamal.com/kitab-teles-vs-kitab-garing/)

Demikian pula aturan perihal tidak rusak menjadi manusia, aturan mutlaknya digenggaman Tuhan, yang Dia update. Tidak terpengaruh nama istilah klasifikasi buatan manusia. (ronijamal.com/agama-suci/)

Namun Tuhan juga Maha Demokratis. Membebaskan sepenuhnya untuk memilih menggunakan aturan lama atau aturan update. Sebagaimana tersirat dalam al Kahfi 29 : Mau beriman, berimanlah.
Mau kafir, kafirlah.

___270925–belajar istikomah tumakninah derek Guru (Romo Kyai Tanjung)
.

About the author

Seorang Dosen Di STT POMOSDA, Guru Matematika SMA POMOSDA (1995 – sekarang), dan Guru "Thinking Skill" SMP POMOSDA yang mempunyai hobi Belajar-Mengajar Berpikir, Mencerahkan Pemikiran

Comments

Leave a Reply

Ket: Komentar anda akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum tampil di blog ini.