Roni Djamaloeddin | February 27, 2020
Kisah nyata dua sahabat karib yang selalu bersama. Semenjak SMP hingga STM (sekarang namanya SMK), yang kemanapun selalu bersama. Sekolah, bermain, belajar, jajan, hingga tidurpun kadang bersama. Setelah tamat STM, berpisahlah mereka berdua mengadu nasibnya masing-masing. Si A merantau ke pulau sebrang, si B setia di rumah, membantu orang tuanya. Perpisahan yg sangat lama, tidak […]
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | February 17, 2020
Peribahasa mengatakan “Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”. Dalam perenunganku, kalimat itu bukan sekedar peribahasa, tapi lebih tepat disebut “ayat-ayat Tuhan”. Ayat Tuhan yang harus kita baca kita tegakkan. Masyrik maghrib kagungan Tuhan. Tidak ada sekepal bumi pun yg tanpa Kuasa-Nya. Karena itu, dimana pun kita berpijak, disitu hukum Tuhan harus ditegakkan. Karena itu harus […]
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | January 14, 2020
Mau tanya master apa kegunaan sepasang ajimat semar mesem, mohon pencerahannya. ===================================== Ajimat semar mesem? Sayang sekali, saya ndak tahu sama sekali kegunaan ajimat tersebut. Wujudnya kayak apa, belum pernah memegang. Apalagi khasiat hebat luarbiasanya. Namun bila pingin tahu khasiatnya, bisa dikonsultasikan pada ahli pusaka. Atau ditanyakan pada empu pusaka. Atau meguru dulu pada ahlinya […]
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | January 2, 2020
Ojo sok maido, Ojo sok nyinggung-nyinggung (Dawuh Guru) ______materi “Kitab Android” malam Kamis 010317 Jangan suka mencela, mengomong kelemahan/keburukan, sebab : Yang dicela belum tentu lebih baik dari yg mencela. Atau, bisa mungkin, yg mencela lebih rendah dan lebih buruk dari yg dicela. Yang dicela pun kagungane Gusti. Maka, bila dicela, yg tidak terima adalah […]
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | December 23, 2019
Bermula dari kalimat “hanacaraka”, ada utusan. Semua manusia didamparkan ke dunia diutus utk “mulih” (pulang) ke asalnya. Menyegera ilaihi raji’un. Bersyai dari shofa ke marwah. Menyegera berjoging dari kampung dunia menuju kampung akherat. Kemudian “datasawala”. Terjadilah perbedaan pendapat ide penemu gagasan. Beda pendapat tentang visi-misi dunianya. Beda ide dalam agama/keyakinan/mahzab. Terlebih beda pendapat lintas agama–yg […]
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | November 2, 2019
Maaf mau tanya.. apakah surga hanya untuk umat islam??? kalau cuma buat orang islam.. bagai mana orang yg terlahir dan ditakdirkan sebagai orang kafir/yahudi… itu salah siapa.. mereka juga tidak bisa memilih dimana ia dilahirkan. Mohon pencerahannya.
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | October 24, 2019
Ngapunten Pak Roni Djamaloeddin, pripon pandangan jenengan tentang ilmu rogoh sukmo meniko. Sebagai orang Jawa, bagaimana pemahaman dari sedulur papat limo pancer meniko, menurut panjenengan. Dan apakah seseorang yang selalu istikomah berdzikir Hu Allah dalam setiap tarikan nafasnya, masih dalam ranah syariat? Apa hanya dengan ketentraman hati saja sudah cukup untuk selamat? Lantas apa tujuan […]
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | October 3, 2019
Pikiran apa yg aku curahkan untuk dunia? Wooo….banyak sekali. Terlalu mulukkah? Bisa jadi. Wong dapurane raa memper wae, kok mikir dunyo. Dikatakan muluk-muluk, biarlah. Dikatakan serius, yoo benlah.
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | November 20, 2017
Sadermo itu tidak butuh dihargai, tidak butuh didengar, tidak butuh diapresiasi atas ide tutur kata nasehat fatwa apapun yg telah disampaikan. Tidak butuh dihormati dipuji disanjung-sanjung apalagi dikeramatkan. Tidak butuh ganjaran, baik yang bersifat materi ataupun surgawi. Sadermo itu tidak kaget tidak kecewa tidak patah semangat ketika ide nasehat tutur kata fatwanya ditolak, diacuhkan, atau […]
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | October 24, 2017
Dari 400 juta kontestan yang memperebutkan 1 bidadari, ternyata hanya 1 yg selamat bisa menyuntingnya. Dia itu adalah “kita” sekarang ini. Yaa…kita, yang dulunya sangat hebat luar biasa. Mampu menyisihkan rival sejumlah 399.999.999 saudara seperjuangan, yang akhirnya mereka tewas sia-sia. Persaingan yang sangat luar biasa dalam sebuah perjalanan menuju alam kandungan. Adakah mungkin ini gambaran kita-kita […]
Category: GaDo-2 |
No Comments »
Tags: