Roni Djamaloeddin | September 13, 2020
Meminjam redaksi “udkhulu fissilmi kaffah”, sekaligus membreakdownnya, aktifitas yg kaffah adalah tandang (kerja) yg menyeluruh. Artinya tandang (kerja) yang melibatkan semua struktural jiwa raga. Mulai jasad, hati nurani, roh, hingga rasa. Contoh sederhana ketika jasad sedang bicara, atau mengajar, atau mengaji, atau bertausiah, atau apapun bicaranya.
Category: Artikel |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | August 26, 2020
Hampir di semua tafsir memaknakan lakum dinukum waliyadin, dengan bagimu agamamu bagiku agamaku.Pemaknaan lain sangat jarang ditemukan, walau tentunya juga ada. Sebagaimana penafsiran dari mantan rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya, yang sungguh sangat-sangat rasional. Ad-din menurutnya dimaknai “al-khudu’ al-mutlak”, pasrah total secara mutlak.Sehingga karenanya, lakum dinukum waliyadin diartikan bagimu kepasrahtotal mutlakmu, bagiku kepasrahtotal mutlakku.
Category: Artikel |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | August 22, 2020
Kisah Sunan Kalijogo ketika menjadi murid, atau meguru ilmu annubuwah kepada Guru Beliau, Sunan Bonang, dilalui dg “topo” jaga teken “tongkat” selama 3,5 th. Ilmu annubuwah yg Beliau megurukan itu, yaa ngelmu slamete pati, yaa ngelmu tasawuf, yaa ngelmu hakekat, yaa ngelmu ma’rifat, yaa ngelmu yg nuduhake galihe kangkung, yaa ngelmu “lumayange kuntul tumebo”, yaa […]
Category: Artikel |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | August 21, 2020
Jika surga dan neraka tak pernah ada.Masihkah kau bersujud kepada-Nya.(Chrisye & Dewa) Jika surga tampak nyata di depan mataAkankah kau tergoda memasukinya?Jika neraka tampak nyata di depan mataAkankah kau terbirit takut menjauhinya?
Category: Artikel |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | August 13, 2020
Petunjuk aguru-guru (risalahnya para Imam Zaman yg gilir gumanti tidak pernah putus), bahwa pada zaman hangadil nanti, seseorang itu gelem (mau) menjabat jadi presiden menteri bupati pejabat pemerintah, karena saking takutnya pada perintah Gurunya. Takut kesiku (kuwalat kena karma) bila tdk menjalankan perintah Guru (untuk jadi pemimpin). Andai disuruh memilih, lebih memilih jadi rakyat biasa. […]
Category: Artikel |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | July 21, 2020
Dalam berbagai literatur, presiden (Latin: prae-sebelum dan sedere-menduduki) adalah suatu nama jabatan yang digunakan untuk pimpinan suatu organisasi, perusahaan, perguruan tinggi, atau negara (yang berbentuk republik).Atau dalam kalimat lain, presiden adalah istilah lembaga/wadahnya, sedang orang yg menduduki adalah isinya. Sementara Rasul (Khalifah) adalah seseorang yang mendapat wahyu dari Allah dengan suatu syari’at dan ia diperintahkan […]
Category: Artikel |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | July 10, 2020
Bisakah kita mengakui menyelami menyadari dan mempraktikkan ungkapan : “Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah mengetahui bahwa Anda tidak mengetahui apa-apa”? Bisakah logika merasionalkannya? Monggo share pemahaman pengalaman dalam bersparing akal nalar memecah mencerah otaknya dunia. —————————————————————-
Category: Artikel, Grand Idea |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | June 1, 2020
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS Ar-Ra’d: 11). Entah sadar atau tidak, kita ataupun mereka telah mempraktekkan “ayat nasib” tersebut. Atau malah belum menyadari sama sekali. Tergantung akal nalar masing-masing.
Category: Artikel |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | May 23, 2020
Iedul Fitri biasa dimaknai hari kembali ke fitri. Kembali ke fitrah (suci) seperti ketika dilahirkan. Kembalinya fitrah manusia kepada Dzat Yang Maha Fitrah. Setelah sebulan digodok kawah candradimuka. Puasa di siang hari, malamnya perbanyak tarawih sholat malam, mujahadah, tafakkur tadzakkur tadabbur, perbanyak sedekah, apdet status bermanfaat, …dlsb. Pertanyaannya, apa otomatis pelakunya kembali ke fitri?
Category: Artikel |
No Comments »
Tags:
Roni Djamaloeddin | May 19, 2020
Hati yang Islam adalah hati nurani (bukan hati sanubari) yang secara khos telah diislamkan. Adalah hati yang telah selamat. Adalah hati yang berjalan di atas relnya, yaitu berjalan di atas tarekat. Yaitu hati yang berjalan pada fungsi dasar utamanya : dzikrullah. Hati bisa mencapai selamat, karena secara khos telah digurukan atau disekolahkan atau disorogkan. Yaitu […]
Category: Artikel |
No Comments »
Tags: