FAEDAH MEROKOK?

| January 15, 2022

Konsentrasi pembahasan temanya hanya faedah merokok. Bukan mudhorot atau sisi negatifnya. Juga bukan membicarakan hukum, dalil turunannya, maupun fatwa ulama. Faedah merokok, tentunya berbeda yang dirasakan oleh masing-masing penikmat rokok. Sebab itu masuk wilayah alam rasa dan pengalaman pribadi. Bukan wilayah teori maupun pendapat ilmuwan.

RASIONALNYA AJARAN SITI JENAR

| January 9, 2022

Ajaran Siti Jenar bagaikan sumber api abadi yang siap membakar siapapun yang menyinggungnya. Tak peduli golongan apapun manapun; ilmuwan, peneliti, akademisi, ulama, kyai, santri, sufi, hingga santri abangan, tak luput membicarakan mengomentarinya. Ratusan buku mencoba mengupas tuntas ajarannya sesuai pemikiran pemahaman pengalaman penulisnya. Demikian pula grup-grup fb, blok/web, aliran kebatinan, pengaku ahli waris, ataupun pengaku […]

KESEMPURNAAN MANUSIA?

| January 8, 2022

Kesempurnaan manusia, secara rasional dapat dicermati dari berbagai sudut persepsi :Pertama, telah menjadi ketentuan Tuhan bila mencipta manusia sebagai makhluk yang sebaik-baiknya. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang ?sebaik-baiknya” (At-Tin : 4). Baik disisi Tuhan, tentunya tidak akan ada yang menandingi kebaikannya. Karenanya, makhluk apa/manapun tidak akan ada yang melebihi kebaikan penciptaan manusia. […]

SEKOLAH vs NYONTEK

| December 27, 2021

Sekolah dan nyontek, dalam pandangan pendidik pengajar, adalah dua hal yang bertolak belakang. Rasionalnya, pendidik pengajar menghendaki siswa belajar mengerjakan tugas secara jujur, mandiri, dan bertanggung jawab. Sementara siswa maunya jalan pintas atau instan. Cenderung pinginnya nyontek, alias kurang semangat jujur. Sebaliknya, dalam pandangan obyek didik (siswa, pembelajar), sekolah dan nyontek seolah dianggap satu kesatuan. […]

MEROKOK FISSILMI KAAFFAH

| December 16, 2021

Mengikuti pro kontra hukum merokok, tidak akan pernah habis. Sekalipun nafas itu telah berhenti, perdebatannya tidak akan pernah selesai. Dilanjutkan anak-anak zamannya. Karenanya, biarlah ia menjadi bagian dari kembange zaman. Menyelami mempraktikkan eskplorasi makna lakum dinukum. (https://ronijamal.com/lakum-dinukum/) Yang terpenting adalah belajar bijak menyikapi. Tidak menyalahkan yang kontra, juga tidak mendewakan yang pro. Pun sebaliknya, tidak […]

SPARING NALAR : Dimana Kata Ikhlasnya?

| December 4, 2021

Tulisan sebelumnya, “Rasionalisasi Ikhlas” telah membahas apa itu ikhlas dari sisi rasionalnya. Bukan sekedar tangan kanan berbuat baik, tangan kiri tidak tahu. Bukan sekedar buang kotoran yang tidak mengharap balik kembali. Tapi lebih jeruu dan mendasar.(https://ronijamal.com/rasionalisasi-ikhlas/) Juga tulisan “Belajar Ikhlas”, telah membahas secara detail, bagaimana belajar ikhlas dari pengalaman berguru. Yaitu ketika mampu mewujudnyatakan (makna […]

MA’RIFAT ITU…

| November 27, 2021

Ma’rifat itu, seperti ketika Sunan Kalijogo dibaiat Guru Beliau, langsung menyatakan mati sementara, fan-dzat, mlebu alam kasampurnan. Beberapa saat kemudian dihidupkan normal lagi sebagai layaknya manusia. Ma’rifat itu, seperti ketika gurunya gurunya gurunya….Guruku (dalam rantai silsilah) melakukan takbirotul ikrom, langsung leeess mlebu akherat. Mati sementara selama sholat itu berlangsung. Begitu imam sholat mengucap salam (tanda […]

BEBASKAN KEJAHATAN DIRI

| November 26, 2021

Diri ini jahat?Begitulah ketika menyelami kedalaman makna innahu kaana dzaluman jahuula (QS.33:72). Sesungguhnya manusia itu kejam (jahat) lagi bodoh. Adalah vonis yang diberikan Tuhan kepada makhuk yang bernama manusia ketika masih di alam fitrah (alam dzar, alam arwah). Masih berupa fitrah, belum berwujud manusia. Belum punya akal nalar. Belum bisa berpikir, menalar, merasional. Namun sudah […]

MENGAPA MERASA MEMILIKI?

| November 9, 2021

Dari berbagai literasi, alasan sederhana mengapa merasa memiliki adalah karena manusiawi. Alasan lainnya : kedunungan (punya) nafsu, perbuatan salah yang tidak disadari manusianya, hidup yang penuh halu, sumber penyakit dan pikiran, …dst-dsb. Sedang umpan rumit yang bisa kami sparingkan (pengalaman olah nalar dan pitutur Guru), mengapa merasa memiliki adalah karena kinerja alami dari roh yang […]

MEMULUNG KANCRITAN BIJAK MENIKAH

| October 28, 2021

Secara umum, menikah ideal itu dilandasi beberapa fondasi dasar, diantaranya : seia sekata, materi cukup, umur cukup, mental spiritual siap, dan sepakat kedua walinya. Walaupun terkadang ada beberapa kasus khusus yang menafikan fondasi dasarnya. Semisal : aturan adat, kecelakaan pergaulan, terseret arus budaya, terjerat tsunami media, keterpaksaan, dan lain sebagainya.