IDE HEBAT ANDA?

Posted By on May 13, 2025

Tiga klasifikasi orang (sisi ide) menurut Roosevelt, layak dicermati. Selanjutnya ditembakkan ke dalam diri. Di level mana kita berada : level bawah, menengah, atau level atas.

Pada level bawah-menengah kecil manfaatnya pada sesama. Karenanya mesti memposisi diri pada level atas. Menggali menemukan ide hebat yang kaya manfaat demi kemaslahatan seluas-luasnya..

Sementara faktanya masing-masing jiwa punya pemikiran dan penalarannya sendiri. Hal demikian ditentukan pengalaman belajar, umur, kedewasaan, kematangan jiwa, dan intensitas sparing nalarnya.

Karenanya, kesempatan ini mencoba menjadi kaya manfaat tersebut. Sekaligus menawarkan ide pemahaman pengalaman demi sebesar-besarnya kemakmuran jiwa penduduk bumi.

Pertama, perihal latar pikir mengapa meski didamparkan di alam dunia sekarang. Pemahaman ini mesti dipegang dan diyakini dengan pasti, agar tidak terjebak iming-iming surga, bidadari, maupun segala janji manis lainnya. (ronijamal.com/breaking-news-kenapa-saya-lahir/)

Kedua, sejak kecil balita sma, belum bisa memikir kandas tuntas kedudukan dan fungsi optimum belajar. Karenanya, menjadi pembelajar sejati adalah niscaya. Bukan lagi pembelajar paruh waktu pada umumnya. Dimana ketika remaja-muda giat belajar, tapi tua-renta tidak lagi belajar. (ronijamal.com/pembelajar-sejati/)

Ketiga, ilmu-ilmu yang dibelajari mesti menyentuh langit. Bukan lagi ilmu-ilmu menguasai dunia, harta, tahta, kanoragan, kesaktian, dlsb. Sebagaimana kalimat motivasi indah yang mengatakan gantunglah cita-cita setinggi langit. (ronijamal.com/ilmu-paling-utama/)

Keempat, ditengah bahtera gelombang kehidupan mesti dihadang jutaan gangguan badai masalah. Karenanya mesti menemukan tujuan hidup sejati dan berpegangan sangat kuat padanya. (ronijamal.com/tujuan-hidup-sesungguhnya/)

Kelima, menyingkirkan riak-riak kecil yang menjadi sandungan cita-cita mulia hati nurani roh rasa mendekat hingga sampai (menyatu) pada Tuhan. Diantaranya : mudah tersinggung, egois, marah, emosi, dan sebangsanya. (ronijamal.com/tersinggung/, ronijamal.com/meredam-marah-emosi/)

Keenam, mewuruki (membelajari) nasib hingga kandas tuntas. Sebab yang bisa membelajari nasib kita masa depan nanti, hanya diri kita sendiri. Bukan orang tua kyai ulama maupun nabi rasul yang kita patuh dan itbai. (ronijamal.com/meradikal-nasib/)

Ketujuh, tak lupa tetap hati-hati dan waspada atas jebakan batman yang halus dan selalu menyeliputi. Yang berupa merasa suci, merasa benar atas pemahaman peyakinan dialami. Juga nafsu bangga marem telah melakukan kebaikan kebenaran. (ronijamal.com/mengatasi-nafsu-kebenaran/)

Kedelapan … dan seterusnya, bisa dicermati pada laman ronijamal.com. Dengan sebersit harapan saudara-tunggal-fitrah semua bisa menyaring menyerap sari pati hikmahnya.

____080525–belajar istikomah tumakninah nderek Guru (Romo Kyai Tanjung)
.

About the author

Seorang Dosen Di STT POMOSDA, Guru Matematika SMA POMOSDA (1995 – sekarang), dan Guru "Thinking Skill" SMP POMOSDA yang mempunyai hobi Belajar-Mengajar Berpikir, Mencerahkan Pemikiran

Comments

Leave a Reply

Ket: Komentar anda akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum tampil di blog ini.