JAWA

Posted By on August 16, 2020

Wasiat leluhur, Jawa merupakan akronim dari kata JA= nyeJA, WA=nyaWA.
Jadi JAWA = nyeJA ngaweruhi nyaWAnya sendiri. Menyengaja (berusaha sungguh-sungguh) utk mengetahui keberadaan nyawa (ruh)-nya sendiri.

Si pemilik nyawa, bisa ngaweruhi (mengetahui) nyawanya sendiri bila mau/bersedia patuh sujud seperti halnya patuh sujudnya para malaikat dihadapan khalifah-Nya.
Malaikat saja patuh tunduk dan sujud atas ketentuan inni ja’ilun fil-ardhi khalifah–yg merupakan kalimat abadi makna dan praktisnya. Karena itu menjadi aneh bin lucu bila manusia tdk mau berlaku seperti makhluk-Nya yg mulia itu.

Baca Selengkapnya »

PEMIMPIN ZAMAN HANGADIL

Posted By on August 13, 2020

Petunjuk aguru-guru (risalahnya para Imam Zaman yg gilir gumanti tidak pernah putus), bahwa pada zaman hangadil nanti, seseorang itu gelem (mau) menjabat jadi presiden menteri bupati pejabat pemerintah, karena saking takutnya pada perintah Gurunya. Takut kesiku (kuwalat kena karma) bila tdk menjalankan perintah Guru (untuk jadi pemimpin).

Andai disuruh memilih, lebih memilih jadi rakyat biasa. Tidak mau memilih diri (macung) jadi pemimpin. Sekalipun iming-iming dengan gaji buanyak, milyaran misalnya. Pada zaman itu, jabatan tidak menarik sama sekali.

Baca Selengkapnya »

SEHAT ANTI MATI

Posted By on August 6, 2020

Eiitts…..jangan salah paham dulu. Tinggalkan kebiasaan lama yang mudah menyimpulkan. Diganti dengan kebiasaan khusyuk tumakninah membaca, mencermati menyelami tema/bahasan yang ada. (perlu belajar keras nii…hehehe).

Sehat anti mati dimaksud adalah sebagaimana pesan hikmah yang artinya :
“Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau hidup selamanya. Beramallah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok”.

Baca Selengkapnya »

MAHAL MENYIKSA vs MURAH MELENGAH

Posted By on August 2, 2020

Memang benar bila memiliki tunggangan yang makin mahal itu menjadikan pemiliknya makin bergengsi. Makin tinggi harga diri. Makin besar ego. Makin pede bergaya. …dst-dsb.

Namun sejatinya, dengan makin mahal, makin tinggi harga diri, makin besar ego, makin bergaya, adalah makin menyiksa pemiliknya. Makin membelenggu, makin menjajah, makin menyusahkan fitrah jati dirinya.

Baca Selengkapnya »

BALASAN DISKUSI ITU…

Posted By on July 27, 2020

Orang berilmu akan sangat paham sekali makna ayat: “samakah orang-orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?”.

Orang bijak akan sangat prihatin dan kasihan sekali pada praktisi (produsen/pembuat) “kacang atom” yang berceramah tentang “bom atom”.

Tapi orang yang ceroboh akan tersinggung bila suku pedalaman (terbelakang, gaptek) yang menganggap TV adalah “sihir” dan menjustis pemirsanya sebagai pemuja setan.

Baca Selengkapnya »

SINONIMISME PRESIDEN vs ROSUL

Posted By on July 21, 2020

Dalam berbagai literatur, presiden (Latin: prae-sebelum dan sedere-menduduki) adalah suatu nama jabatan yang digunakan untuk pimpinan suatu organisasi, perusahaan, perguruan tinggi, atau negara (yang berbentuk republik).
Atau dalam kalimat lain, presiden adalah istilah lembaga/wadahnya, sedang orang yg menduduki adalah isinya.

Sementara Rasul (Khalifah) adalah seseorang yang mendapat wahyu dari Allah dengan suatu syari’at dan ia diperintahkan untuk menyampaikan dan mengamalkannya.
Sedang orang yg menduduki disebut Nabi, Imamu Mubin, Imam Zaman, al Wasilata, al Wustho…dst.

Baca Selengkapnya »

VISI MISI MATEMATIKAKU

Posted By on July 21, 2020

Pada umumnya, mengajar matematika itu hanya untuk matematika. Agar paham, menguasai, dan memudahkan memahami ilmu eksak lain. Atau final targetnya menjadi pengajar matematika.

Namun dalam pengalaman saya, matematika bukan sekedar untuk matematika. Matematika bukan sekedar untuk ilmu pengetahuan. Matematika bukan sekedar untuk dunia.

Baca Selengkapnya »

BIJAKSANA SEJATI?

Posted By on July 10, 2020

Bisakah kita mengakui menyelami menyadari dan mempraktikkan ungkapan :
“Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah mengetahui bahwa Anda tidak mengetahui apa-apa”?

Bisakah logika merasionalkannya?

Monggo share pemahaman pengalaman dalam bersparing akal nalar memecah mencerah otaknya dunia.

—————————————————————-

Baca Selengkapnya »

YANG BENAR vs YANG SALAH

Posted By on July 6, 2020

Pepatah Timur Tengah :
Yang benar akan selalu benar walau tak seorang pun melakukan.
Yang salah tetap salah walau semua orang melakukannya.

Kebenaran tetaplah milik Tuhan. Al haq min Rabbika.
Kesalahan dan dosa terkodrat pada manusia. Al insanu makanul khotho’ wanisyan.

Kalau salah dosa yang halus lembut nyamar, dan sama sekali tidak disadari oleh pelakunya, diantaranya :
rumongso biso, rumongso bener, rumongso punya,…dst

MATI KONYOL

Posted By on July 3, 2020

Memegang kabel listrik tegangan tinggi adalah mati konyol. Itu bila yang memandang adalah mereka yang melek akal nalarnya.
Namun bagi yang belum bisa mikir, mungkin namanya kecelakaan, sembrono, atau sudah takdir mati di kabel listrik.

Mati konyol pula bagi mereka yang nguras sumur dengan nyemplung didalamnya, menggunakan mesin diesel yang juga di dalam sumur untuk membuang airnya.
Mati konyol ini bila yang mempersepsi adalah yang memahami proses pernafasan makhluk hidup.

Baca Selengkapnya »