Posted By Roni Djamaloeddin on June 28, 2020
Andai ortuku tidak punya agama, maka aku pun kiranya nyaris 99,99% tidak tertarik pada agama.
Andai ortuku beragama Yahudi, maka aku pun akan nyaris 99,99% beragama Yahudi.
Andai ortuku beragama Majusi, maka aku pun nyaris 99,99% beragama Majusi.
Pun saat ini, andai ortuku beragama “Langit”, maka aku pun nyaris akan beragama langit.
Lalu bagaimana dg mereka?
Biarlah mereka. Itu urusan mereka. Kiranya pun kurang lebih sama. Nyaris sama agama ortunya.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Grand Idea |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 27, 2020
Padanan praktis dg istilah fisiknya adalah tersenggol. Bila senggolannya lemah, tdk berakibat terjatuh. Tapi bila senggolannya keras, bisa berakibat jatuh, terluka, bahkan berujung kematian.
Beda sekali dg tersinggung. Ia seringkali tdk melibatkan kontak fisik atau senggolan. Namun efeknya bisa lebih sakit dari tersenggol.
Bisakah logika memecah memerinci hingga unsur terkecil sekelas proton elektron?? Monggo share ilmu pemahaman ilmu pengalamannya….nuwun.
Baca Selengkapnya »
Kategori: GaDo-2 |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 25, 2020
Bergetar hatiku membaca status : Bagaimanakah cara membersihkan Hati rohani manusia..
Toloong dijawab wahai orang orang yg diberi ILMU
Bagaimana tdk bergetar, lha masalah itu sangat berat. Butuh solusi tepat. Dan sedikit pengalaman meguruku pada Kyai Tanjung, wajib ditularkan. Sebagaimana perintah-Nya : sampaikan apa yg kamu ketahui walau hanya satu ayat.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 24, 2020
Bagi saya, hikmah tertinggi yg saya dapat adalah :
1. Menjadi memedi, pocong, kuntil anak, tuyul, gendruwo, dan lain sebangsanya, karena ketika dulunya masih hidup di dunia, mata hatinya tidak kenal (tidak dikenalkan, tidak digurukan) perihal ilmu lawange akherat. Sehingga mata hatinya buta. Yang berakibat ketika mati tidak bisa pulang ke akherat.
2. Walaupun sudah punya “ngelmu pati” (ilmu pintunya mati), tidak menjadi jaminan bila matinya nanti bisa mlebu akherat. Sebab rahmat dan fadhal Tuhan itu tergantung pada tumemen kesungguhan masing2 dalam menjalani Dawuh Guru yg menunjukkan ngelmunya pati.
Baca Selengkapnya »
Kategori: GaDo-2 |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 13, 2020
[10/6 19:45] Al20 Wiwit: Tanggapan Ustad tentang niki pripun, apakah ini termasuk SLAMET atau TIDAK?
—————————————————————-
Analisis rasionalnya, si demit yang masuk ke tubuh orang tersebut, dulu ketika masih di dunia, sudah punya ngelmu hakekat. Tapi karena banyak sekali faktor, kemudian matinya tidak slamet.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 6, 2020
Alastu Birabbikum ? Awaluddin Ma’rifatullah.
Apakah ada yang berminat ? Adakah yang bisa menjelaskan ?
—————————————————————-
Alastu bi Rabbikum?
Adalah kalimat persaksian dari Tuhan yang disampaikan pada fitrah manusia. Yaitu saat yang ada hanya fitrah manusia dg Dzat Yang Maha Fitrah di alam arwah (alam dzar, alam fitrah).
Baca Selengkapnya »
Kategori: Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 1, 2020
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS Ar-Ra’d: 11).
Entah sadar atau tidak, kita ataupun mereka telah mempraktekkan “ayat nasib” tersebut. Atau malah belum menyadari sama sekali. Tergantung akal nalar masing-masing.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on May 23, 2020
Iedul Fitri biasa dimaknai hari kembali ke fitri. Kembali ke fitrah (suci) seperti ketika dilahirkan. Kembalinya fitrah manusia kepada Dzat Yang Maha Fitrah. Setelah sebulan digodok kawah candradimuka. Puasa di siang hari, malamnya perbanyak tarawih sholat malam, mujahadah, tafakkur tadzakkur tadabbur, perbanyak sedekah, apdet status bermanfaat, …dlsb.
Pertanyaannya, apa otomatis pelakunya kembali ke fitri?
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on May 22, 2020
……………………………………………………………..
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahil hamdu.
Jamaah Idul Fitri rahimakumullah.
Alhamdulillah was-syukrulillah, di hari yang berkah dan fitri ini, kaum muslimin di seluruh penjuru dunia mengagungkan kalimah takbir tahmid dan tahlil. Dibarengi menghaturkan syukur sekaligus munajat kehadirat Allah SWT. Serta harapan mulia, semoga segenap ibadah yang telah dilakukan selama bulan suci Ramadhan, mampu mengantarkan jiwa menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Amin.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Khutbah Jum'at |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on May 19, 2020
Hati yang Islam adalah hati nurani (bukan hati sanubari) yang secara khos telah diislamkan. Adalah hati yang telah selamat. Adalah hati yang berjalan di atas relnya, yaitu berjalan di atas tarekat.
Yaitu hati yang berjalan pada fungsi dasar utamanya : dzikrullah.
Hati bisa mencapai selamat, karena secara khos telah digurukan atau disekolahkan atau disorogkan. Yaitu dengan diberi ilmu dzikir. Sehingga siang malam dalam beraktifitas apapun, dibelajari secara paksa selalu bersamaan dengan dzikir. Hingga bisa kelet dalam dzikir.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel |
No Comments »