Posted By Roni Djamaloeddin on August 4, 2023
Pas jamaah sholat Maghrib, aku mendengar suara sms masuk di hpnya jamaah sebelahku.
Karena masih mendengar itu, maka spontan pikiran angan2ku bekerja:
~ oooaalah..shalat barang hp kok yo diajak to yo..yo (buktinya di onkan, mestinya dinonaktifkan agar tdk ganggu saat sholat).
~ kok yo kebangeten oleh e gak paham, nek ngunu kuwi (masih on/aktif) iso ngganggu jamaah lain, tanpa disadari melu nanggung dosane wong akeh sing gak iso konsentrasi shalat.
~ ngene iki mongko jik akeh sing gung paham, gek terus piye olehku arep ngelikke wong-wong kuwi.
~ wong manekes maring Gusti kok yo jik krungu suara hp, nandakake jik akehe dosaku, kurange lakon-tumemenku,…astaghfiiiiirrr
~ …
~ … jare sholat, ning kok nggladrah ra karuan….duh Gusti, mugi Panjenengan kerso paring pangapunten
Kategori: GaDo-2 |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on July 22, 2023
Nikmat adalah ungkapan rasa. Senang susah bahagia, juga ungkapan rasa. Ada yang wilayah materi, asin manis pahit kecut seger getir, adalah ungkapan rasa juga. Ada juga yang wilayah kulit/fisik, gatal sakit keri (geli) lega plong angglong, juga ungkapan rasa. Serta ratusan ribuan ungkapan rasa lainnya.
Karenanya, semua manusia tidak bisa lepas dari rasa merasa terasa. Walau ada yang mengatakan telah mati rasa. Tidak bisa merasakan asin pahit manis. Atau ujung jarinya telah mati rasa. Tapi matinya mungkin sementara atau sepihak. Karena ada masalah instrumen tertentu (pengecap), atau karena terganggu fungsinya (sakit). Namun rasa-rasa yang lain masih aktif, tidak ikut mati. Semisal masih merasakan dingin takut sakit cemas khawatir, dan lain sebagainya.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel, Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on July 15, 2023
Fenomena kesurupan, bila dicari pada gogel hasilnya banyak sekali. Dibabar diurai dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Tinggal memilih memfilter merasional kemudian menyimpul sebagai sebuah pemahaman.
Ratusan paparan mereka semua adalah keragaman pengetahuan pemahaman dan budaya manusia. Sekaligus merupakan tantangan akal nalar menjalani tupoksi (tugas pokok fungsi) sebagai al mizan.
Baca Selengkapnya »
Kategori: GaDo-2, Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on July 8, 2023
Kebaikan memang tidak memandang agama. Kebaikan bisa terjadi pada siapapun, agama manapun. Bahkan tanpa agama pun, kebaikan bisa terjadi.
Namun pada agama, mestinya, justru melebihi baiknya kebaikan yang tanpa landasan agama. Sebab dari akar katanya, a = tidak, gama = kacau/rusak, mengakibatkan pelaku agama tidak rusak secara menyeluruh. Tidak ada kepalsuan didalamnya. Kebaikannya tidak dirusak oleh pamrih, gengsi, maupun berbagai klik intrik. (https://ronijamal.com/agama-suci/)
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel, Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on July 2, 2023
Dari berbagai referensi, khususnya terkait cerita pewayangan, Satriyo Jodhipati adalah kesatriya yang memiliki sifat patuh dan jujur memerintah negeri Jodhipati. Satriyo tersebut adalah Werkudara, yang
nama lainnya : Bima, Bimasena, Bratasena, dll.
Dalam studi numerologi, istilah Jodhipati mempunyai makna kepribadian tingkat spiritual tinggi, intuitif, tercerahkan, idealis, pemimpi.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 18, 2023
Secara bahasa, istilah buah khuldi berasal dari kata Syajaratul-khuldi, yang berarti pohon keabadian atau pohon kehidupan. Sebagaimana yang dibisikkan syaitan : “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?” (Thaha 120).
Dalam risalah aguru-guru, risalah pitutur langsung secara berantai tidak pernah putus dalam jalur silsilah kemursyidan (guru al Wasilata), buah khuldi adalah senjata kelakian. Bahasa vulgarnya alat reproduksi laki-laki.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel, Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on June 11, 2023
Rasanya hanya dua jawaban boleh tidaknya kita memikir kiamat.
Pertama, bila kiamat yang dipikir adalah kiamat kubro (kiamat besar), maka sangat tidak selayaknya atau sangat tidak pantas. Sebab ia adalah wilayah mutlak Tuhan. Sangat-sangat tidak etis mencampuri wilayah kuasa-Nya.
Sementara fakta ilmiahnya, sebagaimana dilansir National Geographic, planet bumi ini diperkirakan telah berusia 4,54 miliar tahun. Entah fakta tersebut benar atau tidak, wallahu a’lam. Dan nyatanya, dengan usia yang telah sekian lama dan panjang, kiamat belum juga datang.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel, Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on May 25, 2023
Analogi butuhnya bos perusahaan dengan karyawannya, sama sekali tidak bisa disejajarkan sedikitpun dengan keberadaan Tuhan dan manusia. Sebab hubungan bos dan karyawan adalah dua entitas yang saling membutuhkan. Bos butuh karyawan dan karyawan butuh bos. Ada simbiosis mutualisme didalamnya.
Sementara hubungan Tuhan dengan manusia, laisa kamitslihi syaiun. Benar-benar beda secara mutlak dengan hubungan apapun manapun. Tak ada yang sama dari aspek mana pun. Termasuk hubungan “butuh” dengan manusia.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel, Seri Solusi |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on April 19, 2023
Adalah saat melakukan aktifitas sehari-hari, ketika bekerja belajar bersantai berpikir bermasyarakat bertugas-negara berumah tangga, pada saat itu pula hati dibarengi/dibelajari untuk ajeg dalam berdzikir. Hatinya dibelajari menjauhi/menafikan suasana lumrah (kebiasaan) hati pada umumnya. Menjauhi ego emosi jibeg susah tersinggung marah frustasi ayem marem bangga bahagia dan sebangsanya.
Pada saat yg sama, roh-nya dibelajari nyelup pada Daya dan Kekuatan Tuhan. Menyadari bahwa roh yang menjadikan jiwa raga ini bisa bekerja bisa berpikir bisa beraktifitas, adalah pinjaman dari-Nya. Karena itu belajar pula ngulihke (mengembalikan pinjaman) roh itu.
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel |
No Comments »
Posted By Roni Djamaloeddin on April 18, 2023
…………..
Jamaah Idul Fitri rahimakumullah.
Di tengah cuaca alam yang gonjang ganjing makin tidak menentu, terjadi bencana alam dimana-mana, ditambah situasi ekonomi politik sosial yang makin tidak menentu pula, bagi orang beriman, akan mampu memanfaatkan momentumnya dengan sebaik-baiknya. Apalagi telah digodok mental dan jiwanya dengan puasa, ngempet prihatin riyalat riyadoh mujahadah selama satu bulan lamanya, menjadikan jiwa kuat dan tahan banting. Dengan tidak lupa tetap senantiasa berikhtiar, berdoa, dan memperbanyak ibadah mepet maring Allah. Serta meningkatkan kualitas keimanan kinerja dan kepribadian. Kesemuanya dapat mengantarkan seseorang kepada derajat takwa dihadapan Allah SWT.
………………………
Baca Selengkapnya »
Kategori: Artikel |
No Comments »