NATALAN = MULUDAN ?

Posted By on December 25, 2020

Natal adalah peristiwa lahirnya Nabi Isa.
Muludan adalah memperingati lahirnya Nabi Muhammad Saw.
Mengapa kesannya sendiri2?
Mengapa tidak disatukan saja :
Membongkar sekaligus menapaktilasi visi-misi diturunkannya para Rasul?

Cerita Nabi Isa sangat menarik, apalagi kalau yg bercerita yg bersangkutan sendiri…pasti sangat vulgar (nanti pada saatnya, masa2 itu akan dibuka sendiri oleh-Nya, “alam langit” yg diejawantahkan ke alam bumi, tapi khususon yg berimannya telah ma’rifatun wa tashdiqun).

Baca Selengkapnya »

KETIKA KEAKUAN DITANGGALKAN

Posted By on December 23, 2020

Ketika keakuan mulai diluntur ditanggalkan dari rasa jiwa, maka yg terjadi adalah ledakan dahsyat ide gagasan pemikiran kreatifitas.
Al Kautsar Tuhan digelontor pada aku-aku yang menyadari ketakberdayaannya. Aku-aku yang belajar nyelup pada Yang Maha AKu. Aku-aku yang tidak berani ngaku idenya gagasannya kreatifitasnya.

Sebagaimana rumusan :
Engkau mendekat satu langkah pada-KU,
AKU akan mendekat tujuh langkah padamu–bahkan bisa puluhan hingga ribuan langkah.

Nilai rasionalnya,
Ketika ide gagasan kreatifitas itu diaku manusia, maka sejatinya sedang merampok haknya Tuhan. Menjarah laahaula walaa quwwata, maka murka Tuhan sesungguhnya yang terjadi.

Baca Selengkapnya »

KORELASI TUJUH JALAN

Posted By on December 15, 2020

Korelasi ayat “tujuh jalan”, dengan “Kami tidaklah lengah dari ciptakan kami” pripun pak roni, kersane ayat meniko saget dipahami ing sak madyo (scr porposional)

—-+++—-+++—-+++—-+++—-+++—-+++—-

Tujuh jalan itu, sebagaimana tersurat dalam QS. Al Mukminun 17, adalah dzikir tujuh. Dapat disebut pula dengan ilmu dzikir. Adalah ilmu batin atau ilmu ma’rifat atau ilmu tauhid yang digelar oleh para Nabi Rasul semenjak Nabi Adam. (Http://ronijamal.com/7-buah-jalan/)

Baca Selengkapnya »

MENGAPA MERASA PINTAR?

Posted By on December 11, 2020

Bismillahirrohmanirrohim
Haqiqatnya manusia ga
bisa apa². Tapi mengapa
kita merasa bisa
Merasa pintar sendiri

—-+++—–+++—–+++—–+++—–+++—-

Bicara hakekat atau ilmu hakekat, adalah wilayah kebenaran yang milik Tuhan. Jadi rahasia-NYA. Dan itu ada ilmu khususnya. Tidak bisa dijagaragas (duga² kira² prasangka) dengan akal nalar.

Sehingga, bilamana belum punya ilmunya, yaa tidak akan nyambung apa itu hakekat dari sesuatu. Termasuk hakekatnya manusia yang tidak bisa apa-apa. Tapi seringnya ngaku bisa apa-apa. Juga ngaku merasa pintar sendiri.

Baca Selengkapnya »

CERDAS BERBAHASA

Posted By on December 10, 2020

Berbahasa yang cerdas adalah ketika merangkai kata : singkat, jelas, bermakna, mudah dipahami, tidak menimbulkan makna lain, dan semua lapisan pembaca mampu menangkap pesannya.

Bahasa yang cerdas, identik dengan bahasanya jurnalisme.
Bahasa yang indah, identik dengan bahasanya penyair, pujangga.
Bahasa yang bijak, identik dengan bahasanya al ‘arif billah.
Bahasa yang matematis, adalah bahasa yang sering dipraktikkan “mather”.

Baca Selengkapnya »